Optimalisasi Limbah Nasi Sisa sebagai Produk Bernilai Tambah dalam Penguatan Usaha Mikro di Desa Pugung
Kata Kunci:
Usaha Mikro, Pemanfaatan Limbah Pangan, Nasi Sisa, Rengginang, Kerupuk GendarAbstrak
Nasi sisa merupakan salah satu jenis limbah organik rumah tangga yang sering
diabaikan, padahal memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi sumber nilai ekonomi
sekaligus mendukung kelestarian lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini
bertujuan mengolah nasi sisa menjadi produk bernilai tambah berupa rengginang dan
kerupuk gendar sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Pugung. Metode
yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan praktis dengan melibatkan masyarakat
secara langsung melalui tahapan persiapan, pendekatan sosial, sosialisasi, pelatihan, serta
praktik pengolahan. Sasaran utama kegiatan ini adalah ibu rumah tangga yang memiliki
peran penting dalam pengelolaan konsumsi dan limbah rumah tangga. Hasil kegiatan
menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait potensi ekonomi nasi
sisa, peningkatan keterampilan teknis dalam proses produksi, serta tumbuhnya kesadaran
akan pentingnya pengelolaan limbah secara berkelanjutan. Meskipun terdapat kendala cuaca
pada proses pengeringan, program tetap berjalan dengan baik dan memberikan dampak
positif. Secara keseluruhan, kegiatan ini mendukung pengembangan usaha mikro berbasis
pemanfaatan limbah pangan secara berkelanjutan.
