Optimalisasi Limbah Nasi Sisa sebagai Produk Bernilai Tambah dalam Penguatan Usaha Mikro di Desa Pugung

Penulis

  • Bayu Alhamid Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Penulis

Kata Kunci:

Usaha Mikro, Pemanfaatan Limbah Pangan, Nasi Sisa, Rengginang, Kerupuk Gendar

Abstrak

Nasi sisa merupakan salah satu jenis limbah organik rumah tangga yang sering

diabaikan, padahal memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi sumber nilai ekonomi

sekaligus mendukung kelestarian lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini

bertujuan mengolah nasi sisa menjadi produk bernilai tambah berupa rengginang dan

kerupuk gendar sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Pugung. Metode

yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan praktis dengan melibatkan masyarakat

secara langsung melalui tahapan persiapan, pendekatan sosial, sosialisasi, pelatihan, serta

praktik pengolahan. Sasaran utama kegiatan ini adalah ibu rumah tangga yang memiliki

peran penting dalam pengelolaan konsumsi dan limbah rumah tangga. Hasil kegiatan

menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait potensi ekonomi nasi

sisa, peningkatan keterampilan teknis dalam proses produksi, serta tumbuhnya kesadaran

akan pentingnya pengelolaan limbah secara berkelanjutan. Meskipun terdapat kendala cuaca

pada proses pengeringan, program tetap berjalan dengan baik dan memberikan dampak

positif. Secara keseluruhan, kegiatan ini mendukung pengembangan usaha mikro berbasis

pemanfaatan limbah pangan secara berkelanjutan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29

Cara Mengutip

Optimalisasi Limbah Nasi Sisa sebagai Produk Bernilai Tambah dalam Penguatan Usaha Mikro di Desa Pugung. (2026). Siger Mengabdi : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(01), 208-213. https://journal.pergunulampung.or.id/index.php/JurnalSigerMengabdi/article/view/228